BulelengPeristiwaTerkini

Lagi, Pasien Covid-19 Tambah Tiga, Klaster Keluarga Pasien Denpasar

BULELENG – Jelang, pelaksanaan New Normal, Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Corona irus Disease (Covid-19) tanggal 9 Juli 2020, kasus terkonfirmasi atau positif Covid-19 di Kabupaten Buleleng kembali bertambah. Sebanyak 3 orang hasil tracing dari PDP Terkonfirmasi Denpasar, dinyatakan terkonfirmasi atau positif Covid-19.

“Tiga orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan PDP Terkonfirmasi Denpasar tersebut, saat ini menjalani perawatan medis di RSP Giri Emas dengan kode PDP-123, PDP-124 dan PDP-125,” ungkap Sekretaris GTP2 Covid-19 Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, Senin (06/7/2020) saat menggeber perkembangan terkini penanganan Pandemi Covid-19 di Kabupaten Buleleng.

Sesuai catatan Tim Medis GTP2 Covid-19 Kabupaten Buleleng, kata Suyasa yang juga Sekda Kabupaten Buleleng, 3 pasein terkonfirmasi ini merupakan hasil tracing PDP Terkonfirmasi Denpasar yang berasal dari Kecamatan Sukasada. “Ketiga pasien terkonfirmasi, PDP-123,PDP-124 dan PDP-125 ini merupakan keluarga dari PDP Terkonfirmasi Denpasar, namun tinggal atau berdomisili di Kecamatan Buleleng. PDP-123, PDP-124 dan PDP-125 ini juga seringkali berpergian ke Denpasar serangkaian dengan tugas,” jelas Suyasa seraya menandaskan selain perawatan medis, Tim Medis GTP2 Covid-19 Kabupaten Buleleng juga telah melakukan tracing terhadap pihak yang memiliki kontak erat dengan PDP-123, PDP-124 dan PDP-125.

BACA JUGA:  Pemprov Bali Siapkan Dana 10 Miliar Bakal Restorasi Puri Agung Klungkung

Dengan adanya penambahan pasien terkonfirmasi tersebut, Suyasa mengungkapkan jumlah kumulatif kasus terkonfirmasi sampai Senin (06/7/2020) menjadi 102 orang dengan rincian 90 orang sembuh, 11 orang dirawat RSP Giri Emas dan 1 orang dirujuk ke Denpasar. “Pasien terkonfirmasi asal Buleleng yang ditangani oleh GTP2 Bali sebanyak 3 orang,” imbuhnya.

Kumulatif Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 124 orang, dengan rincian 113 selesai masa pantau dan 10 ODP dinyatakan terkonfirmasi. Sementara Orang Tanpa Gejala (OTG) kumulatif 1.993 orang, dengan rincian 1.718 sudah selesai masa pantau, 187 karantina mandiri, 3 orang dirawat di RSP Giri Emas dan 85 orang terkonfirmasi.”Untuk pemantauan pada pelaku perjalanan dari wilayah terjangkit atau wilayah transmisi lokal (tanpa gejala) kumulatif sebanyak 4.111 orang, 4.083 sudah berakhir masa pantau dan 28 masih dalam pemantauan,” pungkasnya.(kar)

Back to top button