BulelengHukumPeristiwa

Petik Cengkeh, Jatuh, Jro Deresning Meregang Nyawa

BULELENG – Apes menimpa I Wayan Deresning alias Jro (70) beralamat Banjar Dinas/Desa Pegadungan Kecamatan Sukasada. Diduga karena terpeleset saat memetik bunga cengkeh, petani perempuan ini terjatuh dari Pohon Cengkeh setinggi kurang lebih 10 meter.

“Korban sempat dilarikan saksi yang juga suaminya Nengah Regep ke RSUD Buleleng, sayang korban tidak tertolong. Dari pemeriksaan yang dilakukan, petugas medis menyatakan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” tandas Kapolsek Sukasada Kompol I Nyoman Landung, Jumat (12/6/2020) di Mapolsek Sukasada.

Kompol Landung memaparkan musibah yang menimpa korban ini terjadi Kamis (11/6/2020) pukul 12.30 WITA dan langsung dilaporkan ke SPKT Polsek Sukasada. Begitu mendapat laporan, patugas jaga dan Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Sukasada langsung ke lokasi. “Dari hasil penyelidikan terungkap, korban saat itu memanen cengkeh bersama suaminya, Nengah Regep. Sekitar pukul 11.00 WITA, saksi yang sudah selesai memetik cengkeh, mencari korban untuk diajak pulang,”jelasnya.

BACA JUGA:   Polres Buleleng Fasilitasi Air Bersih di Banyuning

Saat tiba lokasi, saksi terkejut melihat korban tergeletak tidak jauh dari tangga yang dipakai untuk memanjat. Bersama saksi lainnya, Made Kaya (47), saksi yang juga suami korban sempat memeriksa denyut nadi untuk memastikan kondisi korban. “Mengetahui sudah tidak ada denyut nadi, saksi kemudian membopong korban dan membawanya ke Rumah Sakit. Sampai di Rumah Sakit, korban sempat diperiksa dan oleh petugas dinyatakan sudah meninggal dunia,” tandasnya.

BACA JUGA:   Lapas Tabanan 'Kejar' Sertifikat Halal

Dari hasil koordinasi yang dilakukan, pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan menyatakan menerima dengan ihklas kematian korban sebagai musibah. “Berdasarkan pernyataan yang tertuang diatas kertas bermeterai, jenasah korban diserahkann kepada pihak keluarga,” pungkasnya. (kar)

Back to top button