Peduli Covid-19, IWAPI dan KPRK Bali Gelar Warung Kaget

0
228


BULELENG – Bentuk kepedulian terhadap warga terdampak Pandemi Covid-19, semakin beragam, memenuhi kebutuhan, lebih mendidik dan mendorong kreatifitas. Seperti dilakukan ibu-ibu yang tergabung dalam Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (lWAPI) Buleleng dan Koperasi Perempuan Ramah Keluarga (KPRK) Provinsi Bali. Dengan kemasan ‘Warung Kaget’, bantuan digelontor dengan edukasi tentang penyediaan makanan sehat sebagai salah satu penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Kalau dilakukan seperti ini perasaannya berbeda karena bisa langsung komunikasi sehingga suasana hati kita bisa bahagia dan dapat meningkatkan imun tubuh,” ungkap Nyonya Putri Rustini Koster, Minggu (7/6/2020) pagi saat membuka kegiatan Warung Kaget di Gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja.


Istri Gubernur Bali ini menandaskan, bentuk kegiatan yang humanis dan krestif ini sangat diperlukan dalam penanganan wabah Pandemi Covid-19. “Setelah menerima laporan dari panitia, saya merasa tertarik sehingga datang dan ikut menyaksikan pembagian sembako ini secara langsung. Cara yang dilakukan dalam pembagian sembako ini sangat unik dan berbeda,” ujarnya.

Selain bisa langsung bertatap muka walaupun tetap menerapkan protokol kesehatan, penyerahan bantuan sekaligus mengedukasi warga untuk mencegah penyebaran Pandemi Covid-19 ini lebih bermakna, tepat sasaran dan membangun imunitas. “Kedepannya, pola semacam inilah yang harus dikembangkan, membantu sekaligus mendorong masyarakat menyongsong New Normal,” tegasnya.


Sementara dalam laporannya, Ketua IWAPI Kabupaten Buleleng Putu Gunarti memaparkan bantuan sembako diberikan kepada lansia dan masyarakat kurang mampu yang sudah tidak bekerja lagi atau korban PHK akibat terdampak Pandemi Covid-19. Sumbangsih anggota IWAPI ini, diserahkan melalui kegiatan bertajuk Warung Kaget, berupa penyerahan bahan masakan yang segar seperti bumbu-bumbu masakan, minyak goreng, sayur, ikan, gula, buah jeruk, tempe, dan tahu sekaligus edukasi tentang ‘New Normal’. “Arahannya adalah edukasi new normal life, bagaimana masyarakat menghadapi new normal ditengah pandemi covid-19 dan bagaimana mereka bisa menjaga ketahanan pangan makanya kami juga memberikan bibit,” pungkasnya. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here