Telkomsel Donasikan Ventilator, 100.000 APD dan Bansos Rp 25 Milliar

0
116
(Ki-ka) General Manager CSR Telkomsel Tubagus Husniyullah, Vice President Corporate Communication Telkomsel Denny Abidin, Ketua Yayasan BUMN Harjawan Balaningrath, Direktur Utama PT. Pertamina Bina Medika IHC Dr. dr. Fathema Djan Rahmat beserta perwakilan dari PT. Pertamina Bina Medika IHC saat penyerahan donasi Telkomsel untuk PT. Pertamina Bina Medika IHC di Jakarta

JAKARTA – Telkomsel berkomitmen untuk terus bergerak maju memperkuat perannya dalam upaya bersama membantu masyarakat dan Pemerintah RI menghadapi pandemi Covid-19 di Indonesia.

Tekad Telkomsel untuk berada di barisan terdepan selama penanganan Covid-19 sejalan dengan semangat Telkomsel yang tengah memasuki usia ke-25 tahun. Terutama dalam menghadirkan inisiatif pada aktivitas corporate social responsibility (CSR) yang telah dilakukan sejak awal tahun. Kini, upaya tersebut semakin diperkuat melalui pemberian donasi berupa alat ventilator serta lebih dari 100.000 Alat Pelindung Diri (APD) yang secara berkala diserahkan langsung kepada sejumlah Rumah Sakit Darurat dan Rumah Sakit Rujukan penanganan Covid-19 yang ada di seluruh Indonesia.




Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan, “Telkomsel secara konsisten terus menunjukkan kepeduliannya kepada seluruh masyarakat Indonesia dalam menghadapi cobaan pandemi COVID-19 ini. Memasuki usia perusahaan ke-25 tahun, kami menyadari keberadaan Telkomsel memiliki tanggung jawab yang sangat erat dalam memastikan kebutuhan masyarakat untuk dapat selalu terpenuhi dalam kondisi apapun. Selain menghadirkan layanan yang berkualitas, Telkomsel merasa perlu menguatkan perannya untuk hadir bersama Pemerintah RI dan seluruh pemangku kepentingan, termasuk semua pihak yang berada dalam ekosistem digital Telkomsel, dengan menghadirkan aktivitas CSR yang diharapkan dapat meringankan beban tenaga medis dalam menjalankan tugas mulia dengan berjuang di garis pertahanan terakhir,” ujarnya.

Setyanto melanjutkan, sejumlah alat medis yang diberikan Telkomsel dalam bantuan ini meliputi ventilator, alat pelindung diri (APD) seperti baju hazmat, thermogun infrared, masker, serta perlengkapan medis lainnya. Lebih dari 100.000 unit alat medis tersebut akan diserahkan secara berkala kepada pihak yang membutuhkan. Selanjutnya, bantuan tersebut akan disalurkan secara langsung kepada beberapa Rumah Sakit Darurat (RSD) seperti RS Pertamina Jaya, rumah sakit rujukan Covid-19 yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, serta melalui pihak ketiga seperti Yayasan BUMN, lanjutnya.

Sebelumnya, Telkomsel juga telah melakukan pemberian dukungan secara strategis bagi sejumlah lembaga pemerintahan dan organisasi di berbagai daerah di Indonesia. Beberapa upaya yang telah dilakukan meliputi pemberian bantuan alat kesehatan untuk Pemkab Belitung, Pemkab Batam, dan Pemkot Jayapura, serta bantuan alat kesehatan dan alat komunikasi bagi RS Isolasi Semarang.

Di samping itu, dalam momentum Ramadan 1441 H ini, Telkomsel juga tetap melakukan aktivitas berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal tersebut dilakukan melalui pemberian bantuan untuk 25.000 anak yatim, kaum duafa, serta pekerja informal yang terdampak Covid-19. Total nilai keseluruhan CSR Telkomsel dalam menghadapi COVID-19 di Indonesia mencapai Rp 25 miliar.

Memperkuat Upaya Kolaboratif

Telkomsel terus berdampingan untuk menjadi yang terdepan bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, mitra strategis, karyawan, dan pelanggan dalam mengupayakan langkah kolektif terkait penangangan Covid -19 di Indonesia. Sesuai arahan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengenai peran operator seluler untuk memastikan jaringan telekomunikasi yang prima, Telkomsel telah melakukan penguatan jaringan di seluruh rumah sakit rujukan serta Rumah Sakit Darurat penanganan Covid-19 di seluruh Indonesia. Sebelumnya, Telkomsel juga mendukung pengamanan jaringan di Natuna, Kepulauan Riau, dan Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, saat proses observasi WNI yang baru kembali masing-masing dari Wuhan (Tiongkok) dan Jepang.

Sebagai bagian dari upaya bersama ini, Telkomsel turut berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memproduksi sejumlah perlengkapan yang dibutuhkan oleh para tenaga medis.

Beberapa kolaborasi yang Telkomsel jalin meliputi pembuatan APD bersama Jahitin (startup jebolan The NextDev 2019), produksi masker bersama Kostoom (startup lulusan The NextDev 2016) yang difokuskan untuk juga dapat mendukung para pelaku UMKM dalam menghadapi masa sulit ini. Sedangkan dalam penyediaan ventilator, Telkomsel juga menggandeng Yayasan Pembina Masjid (YPM) Salman Institut Teknologi  Bandung (ITB) melalui program Salman ITB Peduli.

Melalui layanan berbasis IoT (Internet of Things), Telkomsel menjalin kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam menjalankan upaya kolektif untuk menanggulangi wabah Covid -19 di Indonesia. Pada program Operasi Penanganan dan Pencegahan Covid -19 yang diinisiasi oleh PMI, Telkomsel dipercaya untuk menyediakan solusi IoT FleetSight dan TOMS (Telkomsel Order Management System), yang akan membantu PMI untuk tetap dapat menerapkan pembatasan fisik (physical distancing) dalam pengelolaan kegiatan, distribusi dan kendaraan operasional PMI. Kolaborasi ini sejalan dengan kepedulian Telkomsel terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat Indonesia.

Sebelumnya, berkolaborasi dengan Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid -19 Pemerintah RI Pemerintah Daerah, Telkomsel juga telah menghadirkan fasilitas layanan CloudX untuk mendukung operasional layanan Pusat Informasi dan Rumah Sakit Darurat Covid -19 di Jakarta dan Batam. Telkomsel juga berkolaborasi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk penyediaan akses gratis tiga situs informasi resmi penanganan Covid -19, serta pemanfaatan fitur broadcast SMS untuk membantu edukasi dan sosialisasi pencegahan dan penanganan pandemi COVID-19.

Dalam bidang pendidikan, untuk memastikan akivitas belajar di rumah secara mandiri, Telkomsel telah berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang menggelar program e-learning di 137 Perguruan Tinggi serta menghadirkan Paket Bebas Akses Ilmupedia dan Paket Bebas Akses Ruang Guru yang masing-masing bebas kuota data sebesar 30GB. Keduanya dihadirkan bagi pelajar Indonesia agar mereka dapat dengan leluasa mengakses platform e-learning dari Ruangguru, Quipper, Zenius, Cakap, Bahaso, Sekolahmu, Rumah Belajar, situs e-learning 137 kampus di Indonesia serta situs Spada Indonesia milik Kemdikbud RI.

“Kami percaya, penanggulangan COVID-19 hanya bisa dilakukan dengan melakukan berbagai upaya kolektif yang tentunya tidak akan terlaksana tanpa adanya kolaborasi di berbagai lini. Kami mengucapkan terima kasih kepada tenaga medis, pemerintah, pelaku bisnis, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat luas yang telah berperan aktif dan bergotong royong dalam menghadapi wabah COVID-19. Memasuki usia ke 25 tahun, Telkomsel mengajak seluruh elemen masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk terus bergandengan tangan dan menguatkan upaya kolektif ini dan terus menjaga Indonesia agar kita semua dapat melewati situasi sulit ini dengan baik,” tutup Setyanto.(wbb8)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here