Beranda Buleleng Tangani Limbah Medis ODP, Ini Dilakukan DLH Buleleng

Tangani Limbah Medis ODP, Ini Dilakukan DLH Buleleng

BULELENG – Pengelolaan limbah infeksius (limbah B3) dari penanganan Covid-19 juga mendapat perhatian khusus dari Pemkab Buleleng.Sesuai edaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia No. SE.2/MENLHK/PSLB3/PLB.3/3/2020 tentang Pengelolaan Limbah B3 dan sampah rumah tangga dari penanganan Covid-19, Pemkab Buleleng melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mendapat tugas menangani Limbah B3 dari penanganan Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Sesuai edaran KEMENLHK dan ditindaklanjuti dengan SE  No. 648/Satgas.Covid-19/III/2020, petugas DLH mendapat tugas mengelola limbah B3 penanganan ODP dari rumah tangga,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, Rabu (13/5/2020) usai mengikuti rapat telekonferance.

Didampingi sekretarisnya Ariston Adhi Pamungkas, mantan Camat Gerokgak ini memaparkan pengumpulan limbah infeksius berupa limbah alat pelindung diri (APD) seperti masker, sarung tangan dan baju pelindung diri, dilakukan sesuai protokol kesehatan. “Kami mensosialisasikan kepada warga masyarakat, terutama ODP yang dalam penanganan Covid-19, untuk mengumpdah ulkan limbah APD kemudian mengemas tersendiri dengan wadah terutup yang bertuliskan LIMBAH INFEKSIUS, sehingga dapat diangkut dan diserahkan kepada Fasilitas Pelayanan Kesehatan untuk selanjutnya diserahkan kepada pengolah limbah B3,” tandasnya.

Limbah APD yang akan dibuang, agar dirusak terlebih dahulu sehingga tidak bisa digunakan. “Masker bekas pakai digunting atau dirusak sebelum dibuang, sehingga tidak bisa dipakai orang lain untuk mengghindari penularan,” terangnya.

Sementara terkait kegiatan rutin pembersihan dan pengangkutan sampah di Kabupaten Buleleng, kata Ariadi  sejauh ini berjalan sebagaimana biasa dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. “Petugas kebersihan kami tugaskan mulai pukul 07.00 – 11.00 WITA sehingga tidak terpapar virus, demikian juga petugas pengangkutan sampah dari TPST ke TPA Bengkala,” jelasnya.

Dari 11 bidang kegiatan yang ada, kebersihan lingkungan dan pengangkutan sampah tetap menjadi sekala prioritas untuk dilaksanakan. “Tentu dengan tetap memperhatikan ketentuan dan aturan dari protokol kesehatan penanganan Covid-19,” tandas Ariston sembari menyebutkan satu armada DLH Buleleng juga difungsikan untuk sosialisasi pencegahan penyebaran Pandemi Covid-19. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment - Selengkapnya

Most Popular

Resmikan Gedung MDA Jembrana, Gubernur Koster: Penguatan Desa Adat Harus Dilakukan Serius dan Niat Baik

JEMBRANA - Gubernur Bali Wayan Koster meresmikan dan menghadiri pemlaspasan Gedung Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Jembrana di Kota Negara, Jembrana pada...

Usai Dilantik, Bupati Sanjaya dan Wabup Edi Wirawan Sembahyang di Pura Batukau

TABANAN - Pasangan Dr I Komang gede Sanjaya, SE.MM dan I made Edi Wirawan, SE resmi dilantik sebgai Bupati dan Wakil Bupati...

Rekonstruksi Perkelahian Maut, Adegan 14 Korban Tewas

BULELENG - Proses penyidikan kasus penganiayaan yang mengakibatkan Kadek Sutarjana alias Gijis (48) meregang nyawa, Senin 8 Februari 2021 lalu di Banjar...

Operasi Antik, Sat Narkoba Buleleng Amankan Enam Tersangka Sabu

BULELENG - Polres Buleleng melalui Satuan Reserse Narkoba Polres Buleleng telah mengakhiri pelaksanaan operasi dengan sandi 'Antik' Tahun 2021. Dari operasi yang...

Recent Comments